Wednesday, May 19, 2010

Half Sun | Id-1 : Kenapa semuanya begitu cepat

Id-1 : Kenapa semuanya begitu cepat



Halo, namaku Toma. siang ini sangat basah. ini karena aku menghabiskan seharian diluar . Tapi , sore ini aku akan merayakan kemenangan sahabatku dalam lomba Maraathon ,Surya. Ngomong-ngomong sekarang ini sudah jam 4 sore. Kami janjian akan ketemu habis maghrib nanti .Sekarang aku habiskan waktuku dengan hobby murahan ini, yaitu menggambar.


Tak sadar sekarang sudah maghrib, akupun sholat lalu bersiap –siap pergi. Aku mengenakan pakaian yang seperti biasa, baju hitam panjang tanpa corak dan celana jeans .


Bruuum… bruuumn.. “Eh Toma ! pasti udah nunggu lama ya?”

“Ah, enggak kok, ini gua juga baru sampe”.

“Oke, ayo naik.. kita Cabs”(Cabs : bahasa yang biasa kami gunakan untuk menyatakan cabut)

“Sini Helm-lu”. Surya menyerahkan Helm Half face yang disiapkannya untuk bocengan padaku, dan langsung gas dengan cepat jalan ke arah tujuan.

Di jalan itu aku menanyakannya tentang perayaan ini “ Eh Surya, memang siapa aja yang lo undang?”

“Yaa cuma orang-orang terdekat doang sih, Lo ,Kina,sama Yoza”

“Oooh, ya itu orang, gua tau pasti bakal lo undang”

“Jadi gak sabaran gue.. TANCAAAP” Bruum bruuuum…. Dia gas motor Vega-R itu dengan nafsunya

“WOY, hati hati dong lo.. bahaya tau..”

“Udaah, tenang aja”. Aku khawatir karena jalan ini licin dengan becekan itu.

Tiba-tiba truk besar yang berlawanan arah dengan kami, tergelincir ke arah kiri, menabrak pertokoan, meski jaraknya masih jauh,ini terasa menghalangi kami. Orang-orang pun keluar karena panik. Tapi temanku Surya , masih tidak menurunkan kecepatan

“WOY!, Surya.. lo gak liat tuh didepan.udah stop dulu ayo..”.

“AAH! Gimana niih”.

“Gimana apanya? Udah cepet STOP!”

“Gue juga gak tau nih.. Aduuh gawat”

“AWAS TUH,DEPAN IBU-IBU!” motor kami menyerempet seorang ibu, dan Surya kehilangan
keseimbangan.

Disaat kehilangan keseimbangan itu, sebuah buku terlempar ke arahku , hop, akupun menangkapnya. Buku itu memiliki corak aneh, terlihat seperti taring. Namun kalau dibilang taring juga terlalu kaku.buku itu juga lumayan berat.

Karena licinnya jalan , motor Surya tergelincir.buku itu terlempar bersama Surya dan motornya.aku terjatuh ditempat dan berusaha bangun untuk menolong Surya.

“AARGH… Surya!” akupun bangun dan berlari menghampirinya.

Saat tiba , aku lihat surya sudah tidak berdaya. Kepalanya penuh darah, dan diatas tubuhnya tergeletak buku itu. Akupun memegang buku itu untuk menyingkirkannya dari atas tubuh Surya.

“HWAAAA!!!!!“ saat ku sentuh buku itu, aku merasa seperti diestrum listrik tegangan tinggi. Namun aku masih bisa melihat jalanan. Dan jasad surya sudah menghilang beserta ceceran darahnya. Aduh pengelihatanku terasa kunang-kunang .akupun tak sadarkan diri setelah itu.

Aku tidak mengerti yang terjadi , yang pasti ini hal yang sangat buruk. Orang orang tidak melihat kejadian itu, mungkin karena mereka sangat panik . Truk besar itu menabrak ruko dan beberapa bagiannya terbakar.

Terbangun, aku sudah berada di rumah sakit. Dan di meja kecil di samping tempat tidurku , buku itu diletakkan. Ada rasa penasaran untuk memegang buku itu. Namun aku takut terjadi hal buruk seperti sebelumnya.

Clek.. ada yang membuka pintu dari luar. Ah ,paling-paling suster atau semacamnya.

“Toma , Boleh aku masuk?” wahh itu kan, suara Kina.

“Ohh ,silahkan”.

Kina pun masuk dan menghampiriku. Dia duduk di kursi penjenguk dan menaruh buah buahan di samping buku itu.

“Toma, kamu ngak apa-apa kan?”

“Oh ,Iya.. gimana dengan Surya, dia gak apa-apa kan?”

“Hah? Maksud kamu apa sih? Orang yang nemuin kamu sama motor Vega-R Surya. Bilang mereka tidak melihat korban lain, makanya kamu kalo bawa motor jangan kebut-kebutan… bahaya tau.”

“Tapi, gua kemarin itu bareng sama Surya.”

“Ah masa? Berarti Surya selamat dong.. “

“Kemaren sih, terakhir gua lihat sebelum dia ilang entah kemana.. kepalanya penuh darah.”

“APA?. Aduuh, gimana nasibnya si Surya. Emangnya kamu nggak lihat dia pergi kemana.”

“gini ceritanya.. abis truk itu nabrak ruko, orang-orang panik dan berhamburan keluar.. tapi si Surya tetep nggak ngurangin kecepatan, padahal udah gua bilangin.”

“iih gawat banget, yang penting sekarang gimana surya”

“padahal udah gua suruh stop, terus kita tergelincir.. nah gua jatuh ditempat. Kalo si Surya mental bareng motornya”

“Astagfirullah.. Extrim banget, trus kapan kamu liat si Surya itu..”

“nah, gua kan masih sempet bangun.. gue susul deh tuh si surya.. trus ada buku itu diatas badanya.”

“Hah? Buku apa maksud kamu?”
“ituu, buku yang ada di dekat buah-buahan lo itu..”

“ Mana,sih?” Kina mengangkat buah-buahannya dan terlihat terheran-heran”

“mana bukunya? Nggak ada kok, kamu jangan bercanda deh. Aku serius nih..”

“gue serius, itu bukunya nyender ke tembok .emang lo nggak liat?”

“nggak ah , aku nggak liat apa apa. Ya udah lah, aku Tanyain kamu lain kali aja.. mungkin kamu masih butuh istirahat.”

“Eh? gua serius.. itu bukunya”

“Iya iya, udah istirahat dulu, nanti kalo ada apa apa telpon aku ya..” Kina meletakkan HandPhone di meja itu.

“Lho”

“Oh iya, nanti buah-buahan yang dari aku dimakan ya..”

“eh itu , masak lo nggak ngeliat bukunya”

“ngawur kamu,kan udah aku bilang aku nggak lihat apa-apa”

“gitu ya…” Kina keluar dari kamar ini dan aku bingung kenapa dia tiodak melihat buku itu.

Aku semakin penasaran tentang buku itu. Rasa penasaranku mendorongku untuk membuka buku itu, aku melupakan semua rasa takutku dan membiarkan tanganku meraihnya.

“oh , nggak kesetrum..” akupun mengambilnya dan lalu membukanya.

Anehnya buku ini covernya saja yang tebal , tapi isinya hanya tiga lembar. Aku membaca halaman pertama dan ada tulisan ‘μισο Κυρ’ . aku terheran-heran lalu membuka halaman selanjutnya. Ada foto Surya beserta Identitasnya . Aku tidak percaya apa yang aku lihat dan meneriakan “SURYA!!!”.dan langsung saja kututup buku itu, sekali lagi aku merasa disetrum, namun tidah separah sebelumnya.

Akupun menyadari kalau ini buku mistis yang memiliki kemampuan aneh. Langsung ku lihat kedua telapak tanganku, aku mendapati kalau aku sudah mengenakan jaket. Tapi aku kan’ tidak mengenakan jaket tadi. Apa lagi ini jaket yang dipakai surya kemarin. Ini membuatku merasa kalau buku ini sangat mistis. Lalu aku kekamar mandi dan melihat cermin ,Aku sangat kaget karena wajahku sudah berubah menjadi wajah Surya.


ini masih belum selesai, tapi gue butuh commentnya temen2^^
Kina Yuko
Age : 16 Y.O
Gender : female
Outfit : Usually uses sweater
pink colored clothes
half leg skirt
Characteristic : cute Girl
likes to Imagine something Smells Fantasy
cute speech
can categorized confident

No comments:

Post a Comment